Desember 27, 2011

sedih

kesalahan, kecelakaan (walopun kecil) bukan hal yang diminta minta kan? sedih sekali malam ini. ceritanya tadi nin pergi ke rumah teman yang natalan. trus pas pulang mobil keseret di beton. bagian bawah sebelah kiri jadi cacat deh. well, lumayan parah kalo diperhatikan baik-baik tapi sedikit saja bagiannya.
yang nin sedihkan bukan itu.. itu masih bisa diperbaiki, nin juga masih punya uang perbaiki. yang nin sedihkan ekspresinya mami. sudah dua kali nin begini dua kali itu juga ekspresinya langsung tidak enak diliat, bicaranya jadi 'nusuk'. yang tambah bikin sedih lagi nin perhatikan kalo sama dua orang kk nyna (ka bony & ka putry) ekspresinya mami nda menyeramkan dan menghakimi begitu. malah ka bon atau ka putry dihibur mami.
sedih.. kayak tidak adil. memang nin nda hati-hati tapi nin tidak pernah mau sengaja bikin begini. dulu saja ka putry bikin mobil sampe keliatan sekali belakangnya, ka bony malah lebih parah tapi nda pernah mami seperti keliatan jengkel begini.
mungkin selalu nin salah pada saat yang tidak tepat. mau skali tanya sama mami kenapa nyna dibeginikan cuma pasti nanti banyak jawaban mami yang lebih menusuk. dipendam saja.
bukannya mami lebih sayang barang, tapi memang perannya mobil sekarang ini dibutuhkan sekali karena tinggal sendirinya mobil di rumah. mau naek motor juga jarang dikasi, serba salah sebenarnya. cuma heran sama sikap yang menurut nin kurang adil begitu. ya Allah, maafkan saya.

Desember 19, 2011

my new pink V!

ahaaa! selamat pagi....
senang sekali! akhirnya yg ditunggu tunggu datang juga
V for my pink vaio! terima kasih mami :*
anyway, i'm getting used to this stuff.. see ya blog!

September 04, 2011

long time...

good eve!
my only reason why do I post something lately is..... I do not have my own computer, well, yet! masih masalah finansial yang 4 tahun belakangan ini semakin sulit saja, hal ini juga yang sebenar benarnya menghambat kemauan saya untuk kuliah hubungan internasional atau komunikasi di luar pulau sulawesi, well, setidaknya luar kota saya. saya harus cukup mengerti dengan keadaan orang tua saya sekarang, sakit sekali awalnya, sering nangis dan jadi cengeng. tapi begitu saya lulus SNMPTN tertulis di salah satu universitas negeri jurusan ekonomi di kota saya -satu satunya univ. negeri disini- saya yakin, Tuhan menyiapkan jalan lain yang lebih baik untuk saya. itulah pegangan saya selalu, jangan tanya kecewa saya bagaimana, bukan cuma sekali dua kali saya menangis sampe mata bengkak dan nafas yang sesak tapi berkali kali.
sepertinya Tuhan masih menyimpan beberapa rahasia dan hikmah lagi untuk saya, ada kelas baru yg dibuka di jurusan saya, oh ya, saya mengambil jurusan management. pada angkatan saya dibukalah kelas Internasional, dan pada saat tes tertulis maupun wawancara, alhamdulillah nama saya selalu berada di Rank 1. senang sekali, saya pikir semoga ini jadi pertanda dan awal yg baik bagi masa depan saya. amin.
banyak yang menyayangkan pilihan saya unuk lanjut di kota ini, tapi kembali lagi dari awal, saya memang harus benar-benar mengerti apa yg sedang Tuhan rancanakan untuk saya. ikhlas itu, susah susah gampang, tapi saya masih dalam tahap lebih banyak susahnya. hehe. seiring waktu saya yakin ini akan berlalu dan saya tetap berjanji akan berbuat yang terbaik lagi.

well, tulisan ini akhirnya kesampaian juga untuk saya posting awalnya saya pikir tidak akan dipost begitu saja. tapi rasanya lega sekali. membaca ini berarti kamu sedang mendoakan yg terbaik bagi saya. aaaah leganya. saya akan terus berbuat dan berprestasi untuk kedua orang tua saya :)

Juli 07, 2011

Inspiration

there are much inspirations I'm hearing, feeling, seeing, touching.. I just can write it some times. if they're talking about challenge somehow it scared me.
how a person changes silent things easily to an unpredictable mind and... gone! honestly, my inspiration now is going to them who had been gone by the fate or ended up their life their selves. I wonder what was on their mind? did they see the wasted tears? did they hear whispering words?
people love and grow apart but once they come to you, they'll be the greatest inspiration ever. we will face a thousand nightmares either, stay, lessons are learned.


banyak yang beranggapan nulis butuh inspirasi, yah, inspirasi kan banyak. kali ini postingan saya tidak melulu sinkron dengan judulnya. saya hanya mencoba menyirati apa yang ada di benak saya mengenai kejadian beberapa tahun belakangan ini, beberapa bulan, minggu, hari dan jam yang sudah berlalu. walaupun sebenarnya inspirasi saya nulis hari ini berasal dari mereka yang sudah mendahului kita.
saya belum pernah ngerasain kehilangan orang orang terdekat saya, tp saya yakin, someday, ready or not saya akan menghadapi hal tsb. mendengar beberapa cerita tentang kehilangan ternyata cukup miris juga,  untuk tema inspirasi ini memang cukup luas maknanya, well, sebenarnya kita bisa saja meluas luaskan tema tulisan kita tapi kehilangan adalah salah satu inspirasi yang cukup berpengaruh di kalangan saya. entah kenapa setelah kehilangan orang-orang akan berpikir untuk lebih menghargai waktu sebelumnya -menyesal- .
dibalik inspirasi yang ini tentu saja saya mempunyai beberapa inspirasi yang putih. dad, mom, family, friends, Fuad Adha. kinda need much page to describe the white inspiration, I'll write it soon :)

Juni 14, 2011

tandai!

hello! aah sudah lama sekali tidak menuangkan pikiran disini..
anyway, semoga pikiran pikiran pesimis mulai bekurang dengan ditandai dituisnya post ini.. hahaha
sebenarnya saya masih bingung mau mulai nulis dari mana yang jelas saya harus banyak banyak bersyukur masih diberi kesempatan sama Tuhan bisa connect ke blog sekarang. Praise the Lord!
well, I am not good in words either numbers, so I can't write at the exactly moment, date, day, hour. Honestly I got nothing but I'd like to tell things that crowded in my head.. where should I start?
First love? First happiness? First experience? First heartache? First friendship? First account? well, just a moment! :)

Maret 09, 2011

mimpi..

mungkin ini adalah salah satu tulisan saya yang lumayan pesimis untuk mimpi
usia 13 tahun saya dulu dirayakan di Melbourne, Australia tepatnya Hari Jumat 3 November 2006. saya masih ingat bagaimana perasaan senang pada saat itu. disini, saya mulai merangkai mimpi saya.
saya berani bermimpi untuk melanjutkan sekolah saya di Melbourne, ya, mimpi yang sangat berani untuk anak dari pegawai negeri di Indonesia, tidak apa apa, masih banyak waktu saya pikir akan terus bermimpi dan mengejar beasiswa untuk melanjutkan studi disana.
ternyata bermimpi terlalu indah, tidak semudah membalikkan telapak tangan. awal tahun 2008 semuanya berubah, keadaan serba berkecukupan bahkan cenderung lebih yang saya pikir akan baik baik saja dan dapat menjamin untuk mimpi mimpi saya berbalik 180 derajat. masalah demi masalah mulai bermunculan dalam akar yang mendasar, "dana"

Pertengahan tahun 2008 saya masuk SMA, mami selalu bilang untuk tetap mengejar apa yang saya inginkan, saya diminta untuk tidak memusingkan apa apa termasuk dana. terbiasa duduk di kelas unggulan dari SMP yang cenderung "lebih" diperhatikan, "lebih" dalam fasilitas dan "lebih" dalam persaingan, saya kembali mengikuti tes masuk kelas unggulan di sekolah saya. alhamdulillah saya termasuk murid dalam kelas unggulan tersebut. karena segalanya "lebih" maka tentu saja dalam soal dana pasti lebih, bahkan lebih banyak. saya tidak peduli, saya tetap dengan ego remaja yang memang ingin lebih. saya tetap bermimpi dan selalu menceritakan mimpi saya kepada mami, ekspresi mami pada saat itu entah senyum, entah meringis dengan mimpi saya ang sangat jauh.

Saat saya sudah dekat saatnya merealisasikan mimpi saya, saya sadar untuk mendapat beasiswa masih  kurang memungkinkan apalagi link dari kota saya sangat susah. sudah beberapa kali saya mencoba mengirim e-mail untuk institut pendidikan Australia, namun rata-rata mereka memberi beasiswa hanya untuk mahasiswa S2 adapun untuk S1 namun syaratnya masih belum dapat saya penuhi. saya mulai terjaga dari mimpi saya, dengan 'keadaan' yang kurang memungkinkan saya berpikir untuk tidak terlalu bermimpi.
saya mengikuti berbagai tes universitas swasta dalam negeri, dan pada saat diterima di berbagai univ yang saya minati ternyata saya masih punya sisa sisa mimpi untuk mewujudkan mimpi terdahulu
namun, pada saat mami mulai berbagi, membuka satu demi satu permasalahan yang ada di saat itulah saya sadar untuk benar benar terjaga dari mimpi saya.......

Rasanya meninggalkan mimpi indah dan bangun menghadapi kenyataan yang sangat signifikan itu... sakit, kecewa, tapi entah bagaimana caranya saya harus tau untuk bermimpi lagi. saya tidak boleh menempatkan ego saya seperti pada saat masuk kelas unggulan lagi, saya mulai belajar ikhlas dan ikut senang melihat wajah teman-teman yang hampir saja mewujudkan mimpi mereka. ada yang mengganjal.. tentu saja.. kadang saya bertanya pada Tuhan tentang mimpi yang baru saja akan saya rangkai lagi "Dear Lord, will I find another dream in the rest of my lifetime or will I just have to living a life without dreaming?" Tuhan, apakah saya akan menemukan mimpi lagi di sisa hidup saya atau saya hanya akan hidup dalam kehidupan tanpa bermimpi?

Di twitter, kakak pernah bilang mimpi seorang nyna tidak terhenti sampai disini, tapi mimpi nyna akan berhenti apabila nyna berhenti bermimpi.
Entah harus senang atau sedih karena perhatian ini. mungkin saja kakak dapat berkata begitu karena dia sudah mendapatkan mimpinya.

Saya benar-benar mencoba untuk bermimpi lagi. but I've never built even a dream, here..

second

well, tadi sudah coba tanyain si Astrid Wowor tapi dianya marah marah kayak singa rrwwwrrr! besok lanjut nanya nanya lagi aah.. I wont stop write about my dunch today until the third.. so keep staring at my post!
hehehe lumayan deh udah ada blog, mending nyampah disini aja daripada di twitter, lebih privacy dan bebas mau nulis apa ajaaa (haha apaan sih bahasanya, Nyna!)
bicara soal privacy, yaa.. saya orang yang paling menghargai apa privacy itu.. sayangnyaa.. eeh sayangnyaaa  kadang privacy saa agak sedikit terganggu, OK sy mulai sok ngartis! udah ah postingan kedua ini useless! haha namana juga mo nyampah
next, I"d love to write about family, friends, lover, my life! :D